Monday, June 28, 2010

CIMB...bank ow bank~~

byk nye urusan nak kne setel..
mklum la nk g juh lak pasni...

one of them..hal bank..
kne wat kaun baru la..
so, ngn rjin nye g la bank..kat tampin lak 2...
sje g juh2..padahal kat bahau de je..hehe

then, afte ciap wat akaun..kne la xtif an kad..

OK..

then, eh...

la..kad kene telan la plak..

adess..

"pak cik2..ble ley amik kad sye ni??"

"uish..lme ni dik..pling x 2 3 hari"

"ow..maceh pak cik"

Erm..xpuas aty tol cmniyh..haish..
G lak jmpe Pegawai CIMB yg bertugas..

"eh, jap je ley amik ni dik..ptg ni ley la amik"

"tapi ak cik kat kaunter depan 2 kte lmbat ley pat"

"eh..ne de..maybe dye 2 keje branch len kot"

hahaha....ape da~~

keje tmpat yg sme, tp xtaw lak..adess..


Memandangkan rtu ari jmaat, mlas la nk tngu...so, blek la umah dlu..

2 la, ATM skng ni sume nk cepat, konon nak ketat an sekurity..
tkot de kes rompak ke..ok la..ley krng kes rompak t..hehe

28 JUN 2010

dngan pnoh smngt bgon pg nak g bank..hehe

Then..smpai la kat bank..

jmpe pegawai pompuan lak..

"Mak cik, sye nak amik kad.."

"ok..name??"

"Nor Azah"

"xde pon..maybe kad adik lom ley amik ni"

wat muke blur...

"xpe2..mak cik crik jap"

senyum blek..hehe

After some time...

"ni kad adik.."

"time kacih mak cik.." senyum jep..budi bhse budaye kite~~

then nk bayo yuran lak..

akak jge kaunter lak..

" dik, kne pkai slip bank dr u la"

adess...lom smpai agy la plak..

xpe la..blek dlu..len kali ley bayo la..aish~~




ni la pengalaman g bank..haha..
kecoh jep lbey..hehe..

lau xkne, t tataw..
pengalaman mengaja kite...

PEACE NO WAR~~

Sunday, June 27, 2010

Jom masok U~



panggilan u telah tiba..so, jom la masok u..hehe

17 jun 2010...
"weyh Azah, upu da ley cek la.."
"ea..nk cek la.." ngn penoh smngt...

TAHNIAH.
ANDA DITAWARKAN KE UNIVERSITI PUTRA MALAYSIA,
KOS : BACELOR SAINS BIOINDUSTRI.

upm??Alhamdulillah...cuak neyh..
eh..tp bkn ke kos 2 kat bntulu???alamak...gelabah2..

nak gtaw sape dlu ni???emm...
eh, dye xon9 la..msg kat fb jela..

Malamnye...

Kumpul ramai2...smbil mkn satey..nyum2~~

"err...emmm..." cne nak ckp neyh..
"ok, sye pat UPM"

sume snyum ngn hepy,"Tahniah dik.."

"er,,tp....kos 2 maybe kat bintulu, swak."

"???????"

sume da men pndng2..haha..
xpe la, tngu surat twran rasmi dlu la ea..


18 jun 2010..

excited nk bkak surat tawaran..

SILA SEMAK SURAT TAWARAN KEMASUKAN MULAI 19 JUN 2010 12 TGH HARI

cis...kate 18, tb2 19..hadoi..
ok2..tgu agy sehari..sabo2..

19 JUN 2010

ok..result kua arini..
eh...xley bkak...
lme nye nak bkak neyh..haish~~

TAHNIAH (lagi sekali..hehe)

bla..bla..bla..

UPM KAMPUS BINTULU..

eh..pasni ley jd org sarawak la..haha
tem ni, cam2 la rase aty..

cdy...juh ngn org tersyg2..
hepy..pat gak stdy juh2..
kompius..mampu ke ak nak dok juh2 ni??


mang cam2 la dilema..
tp da 2 yg pat..time jela..

** be strong Azah!!hihi..
u can do it..
thanks to all yg supot sye all dis while..luv u sooooooo much~~

Durian Belanda @ soursoup..

bila da dok umah..cam2 keje ley wat..
ngn laman umah yg luas...cam2 pkok ley tnam..hihi..
this is one of my feveret fruits..
rase cam masam2..tp cedap..;ppp



lagi cedap lau wat jus~~
sgt cedap..letak lak ais..(kang kne seseme pdn mke..hehe)
neway..i'm gonna miss all this..;(((




hasil tgn hari ni..hehe..

* lau nk rase, mai la cni..hehe

mengupdate blog yg da lme xdi update...

waa...byk mende nk cite..tp mlas la..haha..
inilah Nor Azah..sume mende mlas...pe nak jd la..haish~~

Sunday, June 6, 2010

Ayah~

Suatu ketika, seorang anak wanita bertanya kepada ayahnya, tatkala tanpa sengaja dia melihat ayahnya sedang mengusap wajahnya yang mulai berkerut dan badannya yang bungkuk, disertai suara batuk-batuk.

Anak wanita itu bertanya pada ayahnya:

"Ayah, mengapa wajah Ayah kian berkerut dan badan Ayah kian bungkuk ?" Demikian pertanyaannya, ketika ayahnya sedang santai di beranda.

Ayahnya menjawab : "Sebab aku laki-laki, nak." Itulah jawaban ayahnya.

Anak wanita itu berguman : " Aku tidak mengerti, Ayah."

Jawaban ayahnya itu membuatnya tercenung penuh rasa penasaran.

Ayahnya hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anak wanitanya itu. Kemudian ditepuknyalah bahunya sambil berkata :

"Anakku, kamu memang belum mengerti tentang laki-laki."

Bisikan ayahnya tersebut membuat anak wanita itu bertambah bingung.

Karena penasaran, anak wanita itu menghampiri ibunya, lalu bertanya :

"Ibu mengapa wajah ayah menjadi berkerut dan badannya kian bungkuk ? Tapi Ayah sepertinya tidak mengeluh dengan keadaannya itu. Tidak ada keluhan dan rasa sakit."

Ibunya menjawab: "Anakku, seorang laki-laki yang benar-benar bertanggung-jawab terhadap keluarga memang akan mengalami hal demikian."

Hanya itu jawaban sang Bunda.

Anak wanita itupun kemudian tumbuh menjadi dewasa, tetapi sejauh ini dia tetap belum menemukan jawaban atas rasa penasarannya.

Hingga pada suatu malam, sang anak wanita itu bermimpi.

Dalam mimpi itu dia mendengar suara yang sangat lembut, namun jelas sekali. Kata-kata yang terdengar dengan jelas itu ternyata suatu rangkaian kalimat yang merupakan jawaban atas rasa penasarannya selama ini.

"Saat Ku-ciptakan laki-laki, Aku membuatnya sebagai pemimpin keluarga serta sebagai tiang penyangga dari bangunan keluarga.

Dia senantiasa akan menahan setiap ujungnya, agar keluarganya merasa aman, teduh dan terlindungi."

"Ku-ciptakan bahunya yang kekar dan berotot untuk membanting tulang menghidupi seluruh keluarganya dan keperkasaannya harus cukup kuat pula untuk melindungi seluruh keluarganya."

"Ku-berikan kemauan padanya agar selalu berusaha mencari nafkah yang berasal dari tetesan keringatnya sendiri yang halal dan bersih, agar keluarganya tidak terlantar, walaupun mungkin dia mendapatkan cercaan dari anak-anaknya yang tidak puas atas hasil jerih payahnya itu."

"Kuberikan keperkasaan dan mental baja yang akan membuat dirinya pantang menyerah. Demi keluarganya dia merelakan kulitnya tersengat panasnya matahari. Demi keluarganya dia merelakan badannya basah kuyup dan kedinginan karena tersiram hujan serta terterpa hembusan angin. Dia relakan tenaga perkasanya terkuras demi keluarganya. Yang selalu dia ingat adalah di saat semua orang menanti kedatangannya dengan mengharapkan hasil dari jerih payahnya."

"Ku-berikan kesabaran, ketekunan serta keuletan yang akan membuat dirinya selalu berusaha merawat dan membimbing keluarganya tanpa adanya keluh kesah, walaupun di setiap perjalanan hidupnya dia diterpa keletihan dan kesakitan."

"Ku-berikan perasaan keras dan gigih untuk berusaha, berjuang demi mencintai dan mengasihi keluarganya dalam kondisi dan situasi apapun juga, walaupun tidak jarang anak-anaknya melukai perasaannya, melukai hatinya. Padahal kasih sayangnya itu pula yang memberikan perlindungan rasa aman pada saat anak-anaknya tertidur lelap. Sentuhan perasaannya itulah yang memberikan kenyamanan bila saat dia sedang menepuk-nepuk bahu anak-anaknya agar selalu saling menyayangi dan mengasihi sesama saudara."

"Ku-berikan kebijaksanaan dan kemampuan padanya untuk memberikan pengetahuan dan menyadarkan bahwa istri yang baik adalah istri yang setia terhadap suaminya. Istri yang baik adalah istri yang senantiasa menemani dan bersama-sama menghadapi perjalanan hidup baik suka maupun duka, walaupun seringkali kebijaksanaannya itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada istrinya, agar tetap berdiri, bertahan, sejajar dan saling melengkapi serta saling menyayangi."

"Ku-berikan kerutan di wajahnya untuk menjadi bukti bahwa laki-laki itu senantiasa berusaha sekuat daya pikir dan tenaganya untuk mencari dan menemukan cara agar keluarganya bisa hidup bahagia. Badannya yang bungkuk adalah bukti bahwa sebagai laki-laki yang bertanggung-jawab terhadap seluruh keluarganya, senantiasa berusaha mencurahkan tenaga serta segenap perasaannya, kekuatannya, keuletannya demi kelangsungan hidup keluarganya."

"Ku-berikan kepada laki-laki tanggung-jawab penuh sebagai pemimpin keluarga, sebagai tiang penyangga, agar dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. dan hanya inilah kelebihan yang dimiliki oleh laki-laki."

Terbangunlah anak wanita itu, dan segera dia berlari, berlutut dan berdoa. Setelah itu dia hampiri bilik ayahnya yang sedang berdoa.

Ketika ayahnya berdiri, anak wanitanya itu merengkuh dan mencium telapak tangan ayanya.

"AKU MENDENGAR DAN MERASAKAN BEBANMU, AYAH."

Dunia ini memiliki banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan yang begitu agung, tetapi tak satu pun yang dapat menandingi keindahan tangan Ayah...

to All Fathers : "Jika anda mencintai ayah anda dan sekarang merasa sebagai seorang ayah, kirimlah cerita ini kepada orang lain, agar seluruh orang di dunia ini dapat mencintai dan menyayangi ayahnya dan mencintai kita sebagai seorang ayah.

NOTE:

Berbahagialah anda yang masih memiliki Ayah.

Lakukanlah yang terbaik untuknya.

Berbahagialah anda yang menjadi ayah.

Lakukanlah yang terbaik untuk keluarga anda




slamat hari bapa...syg ayah sgt~ thanks 4 everything~

Monday, May 31, 2010

Renungan~

pabila kita sibuk merayakan hari jadi

Mereka pula sibuk mengira siapa yang mati



Apabila kita sibuk makan dan mengira kalori

Mereka pula sibuk menunggu bekalan makanan yang tak tiba-tiba lagi



Apabila kita sibuk memikirkan hutang itu ini tak berbayar lagi

Mereka pula sibuk dituntut hutang darah yang bukan milik diri



Apabila kita sibuk membazirkan air di pili untuk mandi

Mereka pula sibuk bermandi air mata yang jatuh di pipi



Apabila kita sibuk berjoging bersenam mencantikkan body

Mereka pula sibuk berlari bertempiaran menyelamatkan diri



Apabila kita sibuk menangis kerana kekasih hati menjauh diri

Mereka pula sibuk meratapi hari-hari yang tiada pasti



Apabila kita sibuk melayan Facebook dari pagi

Mereka pula sibuk memikirkan masih adakah pagi untuk mereka esok hari



Maka, salahkan kita jika tak ambil peduli?

Kita kan sentiasa menyibukkan diri sendiri….




Renung2 kan n slamat beramal~

Saturday, May 8, 2010

Duhai Adam~

Adam,
Kau tercipta untukku,
Tulang rusukku ada padamu,
Janganlah kau sakiti akan diriku,
Belailah aku dengan sikap kesabaranmu.

Adam,
Kau tercipta untukku,
Sayangilah aku,
Bimbinglah akan daku,
Aku wanita lemah ingin seorang pembimbing akan diriku.

Adam,
Kau tercipta untukku,
Jika suatu hari nanti takdir menentu,
Kita akan bersatu menuju kejalan lurus yang satu dengan akad nikah yang jitu.

Adam,
Jika suatu hari ajal maut menunggumu,
Ku redha dengan ketentuan itu,
Ku pasti ada hikmah di sebalik ujian yang berlaku,
Kerana diriku sudah dibimbing oleh mu.